…wong kerjo jroning pandonga”
“orang berdoa tiada henti-henti didalam pekerjaannya, orang bekerja didalam doanya”. sebaris lagu ini, seolah mengingatkan sy bahwa batas antara ibadah-doa dengan pekerjaan telah melebur, menghapus batas2 nya. bila telah menemukan makna di balik tautan dua kata ini; “kerja-ibadah”. seperti apaan seeh?
tentunya terlebih dahulu sejenak ingatkan diri kita yg kebanyakan sangat pelupa ini… kenapa orang bilang bahwa bekerja adalah ibadah! bekerja yg seperti apa-kah? apakah bekerja di yayasan sosial keagamaan? bekerja di departemen agama mungkin? nggak-lah! kalo geto ntar gak ada lagi yg bekerja di kantor developer, kantor bea cukai, kantor pajak, dll. ntar semuanya memilih kerja di tempat2 bekerja yg “islami” en yg bernuansa agamis dunk! hehehe…

Komentar