Pengait kata (tags) tulisan ‘ gusti

01
Jun
09

Kemana Dirimu Hendak Menuju?

Kebenaran yang kau dakwakan
Seharusnya dan selayaknyalah 
Dibuktikan dengan sebuah penyaksian
Melalui pandang mata-bathinmu

Bahwa arogansi madzab
Yang telah kau ikuti dari moyangmu
Telah menjadikanmu jumud
Beku dan membatu
Lanjutkan membaca ‘Kemana Dirimu Hendak Menuju?’

06
Mar
09

Maulid Nabi 2009, sebuah perspektif wacana

Melihat fenomena bangsa Indonesia dewasa ini, menjelang pemilihan pimpinan nasional dan legislatif, mengingatkan saya kepada terjadinya peristiwa penyerangan Ka’bah oleh pasukan Abrahah dengan pasukan gajahnya. Dapatkah kedua peristiwa berkaitan? Tentu saja! Tergantung dari mana sudut pandang kita dalam melihatnya.

Baiklah, peristiwa penyerangan Baitullah tersebut tepat pada saat kelahiran Kanjeng Nabi Muhammad SAW , disebut juga tahun gajah -red-, saya akan mencoba melihat dengan kacamata pandang saya yang naïf ini. Tahun 2009 ini umat Islam merayakan kelahiran Nabi terbesar sepanjang sejarah umat manusia, pada tanggal 12 Rabiul Awal, dimana pada tahun ini jatuh pada hari senin, tanggal 10 Maret 2008. Di tahun inilah kesamaan hari peringatan dengan hari kelahiran Beliau, yakni hari Senin.

Lanjutkan membaca ‘Maulid Nabi 2009, sebuah perspektif wacana’

12
Mei
08

Khusyu’

Adakah wirid tertentu sebagai perantara
Agar sholat kita mendapatkan khusyu’
Adakah doa yang kita baca
Agar sempurna mendapatkannya
Tetapi ibarat suatu hadiah
Apabila GUSTI berkenan
Menganugerahkan kepada kita
Sekeras apapun usaha kita
Tiada arti tanpa Kehendak-NYA
Bila itu terjadi
Bersyukurlah saudaraku
Bila setiap lafadz dan napasmu
Berarti adalah wiridmu
12
Mei
08

Risalah awal

Gugusan bintang hiasi langit malam
Semilir lembut angin membelaiku
Saat terjaga dari lamunan
Teringat hanyalah diriMu
Hempasan gelombang samudera
Memecah dibukit karang
Terkunci lidahku kelu terasa
Mengucap bisik rinduku kasih
Melemah gontai langkah
Menanti uluran tangan cintaMu
Melayang rasa angan
Mengharap lambaian kasihMu
Bimbinglah daku Tuhan
Menemukan hakikat cintaMu
Tuntunlah daku Tuhan
Agar beroleh kasihMu
11
Mei
08

Restu dan Ridha-MU

Aku mengalami kejadian luar biasa
Yang mendekatkanku pada GUSTI
Padahal apalah aku
Hamba-NYA yang nista
Bersikap ingkar kepada kebesaran-NYA
Begitu banyak dosa yang telah kulakukan
Kemurahan-NYA tercurah kepadaku
Kemuliaan-NYA ternampak dihadapanku
Malam-malam berlalu dengan selimut keagungan-MU
Siang berjalan dengan Asma-MU
Tapi masih aku mencari
Keridhaan-MU
Aku memuja dan menyembah-MU
Walaupun begitu berat rintangan
Dari kenafsuan diri
Dari kebodohan dan ketidaktahuan
Dari kenaifan tingkah laku
Semua itu hanyalah
Penambah bukti
Bahwa aku hanyalah seorang hamba-MU
Yang mengharap restu dan ridha-MU