jump to navigation

Alam Rindu 28/05/2011

Posted by risalah salik in puisi.
trackback

semesta tak lagi tersipu,
seperti biasanya yg malu2,
jalanan tak lagi menyaru,
seperti biasanya sambil lalu..

karena ada engkau di balik batu,
tergeletak meringkuk ragu,
karena ada engkau di balik candu,
mengerjap jenaka ingin tahu..

hurufku menggantung di langitmu,
tak mampu jadi kata rindu,
rinduku melangit di sapamu,
merupa tanda rambu..

berlalu,
melembut beludru,
hangat melagu,
memeluk pilu.. 
 
*mei 2011

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.