jump to navigation

derajat emosi 17/08/2010

Posted by risalah salik in Sufism.
trackback

kebanyakan binatang dan makhluk jika bersuara,
maka mereka berdoa dan berdzikir.
melantunkan pujian kepada Tuhannya.
misalnya unta, lebah…
tetapi bagi binatang keledai,
bukan untuk berdoa atau melantunkan puji-pujian.
binatang ini hanya bersuara pada saat dua kesempatan.
yakni jika merasa lapar dan merasa ingin kawin!

inilah yg Syaikh Jalaludin Ar Rumi berkata,
“manusia yang didalam hatinya tidak ada tempat bagi cinta kepada Tuhan,
sesungguhnya derajatnya lebih rendah daripada keledai”

…”orang yang emosi kuatnya seperti emosi keledai,
lebih rendah derajatnya dari keledai,
kalau engkau tak tau jalan.
maka lakukanlah
kebalikan dari yang diinginkan keledai!”

Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu.
Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.
(Luqman 19)

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.