pernahkah anda membayangkan berada di sebuah tempat, dimana disitu adalah pusat dari semua arah menuju??
yup,,, didalam ka’bah, dimana merupakan pusat dari semua arah muslim sedunia berkiblat.
apa yg terjadi bila masuk waktu shalat, sementara anda berada di pusat semesta itu, ya,,, anda berada di dalam baitullah! kemanakah wajah ini hendak menghadap? kemanakah kiblat shalat yg hendak didirikan ini menuju??
padahal sewaktu anda memutuskan untuk menghadap ke barat… bukankah sebelah timur anda adalah kiblat juga?? demikian dg sebelah utara dan selatannya??
waah… semestinyalah bukan dengan kacamata itu anda memandangnya! terlalu naif bila berandai2 semata hanya dengan kepahaman kita yg sangat sempit ini…
astaghfirullah!
bukankah kiblat shalat ke arah ka’bah hanyalah secara jasad,,
sementara,, kemanakah kiblat hati dan fikiran kita menuju?? apakah semata terarah hanya kepadaNYA? ataukah terukir relief2 berhala dunia di dalamnya??
sehingga jangankan khusyu’-nya shalat,, bahkan hakikat menyembahNYA pun tak tercapai.
perbaharuilah shahadat,, sucikan niat,, lakukan taubat,,
Insya Allah!

bener banget kata sampean kang….
kita memang seringkali terjebak pada tataran jasadiyah dan melupakan hakikat ruhaniah yang lebih sejati dan transedental
nuwun atas pencerahannya
sami2 kang! mugi2 saged ndadosaken hikmah…