jump to navigation

Mutiara Kata 12/05/2008

Posted by risalah salik in Untaian Hikmah.
Tags: , , , , ,
trackback

Jika keberadaan ‘aku’ pribadiku belum diketahui hakikatnya, bagaimana mungkin mengetahui hakikat ‘Aku’ semesta? Dan jika hakikat ‘Aku’ semesta belum diketahui, bagaimana ‘aku’ bisa sampai kepada-Nya?

Orang-orang yang menuju ke Dia, ‘wajib’ meninggalkan segala sesuatu yang bukan Dia. Semakin kuat perasaan dan pikiran kita mencintai segala yang kita anggap milik kita, maka semakin kuat pula tingkat kepahitan yang harus kita telan.

Hakikat dunia adalah “penjara” yaitu tempat hukuman bagi Adam dan Hawa setelah melanggar perintah dan larangan Allah. Ad-dunya maknanya adalah dekat atau singkat. Bagi yang sudah “bangun” tidak pantas jika menjadikan dunia sebagai hunian yang menyenangkan apalagi sampai membangun mahligai kekuasaan dan kekayaan turun temurun seolah dunia adalah hunian abadi!

Komentar»

1. arif rahman - 06/03/2011

mantap!!!!!


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.